Aktivis GAM di Bacok, Pelaku Diduga Anak Remaja

0
231

BNET.  Seorang anggota Gabungan Aktivis Manthailobo (GAM) Kabupaten Banggai, Oktavianus Kuamao alias Phian (35) menjadi korban pembacokan di Teluk Lalong, Selasa (11/12) sekitar pukul 04.45 Wita. Pelaku dikabarkan berjumlah enam orang, dan diduga masih remaja.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pembacokan bermula saat terjadinya perkelahian sekelompok pemuda di Teluk Lalong, sekitar pukul 02.00 Wita. Saat itu, korban tepat berada di lokasi kejadian dan melerai kedua kubu sembari menahan seorang remaja yang bertengkar.

Setelah itu, korban yang juga merupakan anggota FKPPI Kabupaten ini pun kembali ke sekretariat GAM yang tak jauh dari lokasi perkelahian. Phian bersama Ketua GAM Idhin Massa dan anggota lainnya masih bercengkramah dimarkas mereka. Menjelang subuh, beberapa dari ekan korban kembali ke rumahnya masing-masing dan hanya Phian dengan salah seorang rekanya yang masih menetap. Tak selang lama, tiga remaja datang ketempat mereka dan mengajak korban bicara. Saat itu, salah seorang anggota GAM yang menemani korban tengah tidur. Tiba-tiba, datang lagi remaja lainnya dengan membawa senjata tajam yang diduga parang kemudian secara spontan membabi buta menyerang. Menyadari dirinya terancam Phian pun lari menghindar dan melompat ke laut disekitar markas GAM tersebut. Sekalipun demikian ajalnya tak dapat terhindarkan karena para pelaku terus mengejar lalu membacok korban. Anggota GAM ini pun mengalami luka bacok serius dibeberapa bagian tubuh.

“Korban mengalami luka bacok di lengan kiri dan kanan, serta kepala,” ungkap Ketua GAM Idhin Massa saat ditemui di RSUD Luwuk, tadi pagi. Ada dua ponsel juga yang hilang, diduga diambil pelaku.

Idhin menduga, jika pelaku adalah remaja yang bertengkar sebelum pembacokan. “Saat dilerai, mungkin mereka tidak terima. Makanya Phian jadi target,” kata dia.

Saat ini, pihak kepolisian masih tengah melakukan penyelidikan dan mengejar pelakunya.*(RAM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here