Anggota Koramil Balantak Intens Awasi dan Tuntaskan Perbaikan Jalan Longsor

0
107
BNET – Anggota Koramil 1308-05/Balantak hingga jumat (4/4) terus melakukan giat pengawasan untuk membuka akses jalan utama yang terputus akibat musibah tanah longsor yang terjadi beberapa hari belakangan di Wilayah Desa Teku menuju Desa Ondoliang Kecamatan Balantak Utara Kabupaten Banggai Sulteng.
Menurut Danramil 1308-05/Balantak, Pelda Rasman Djufri,  pada Rabu 3 April 2019  pembukaan jalan raya yang tertimbun Longsoran dari Arah Desa Teku menuju Desa Ondoliang sampai di titik terakhir yang jalan rayanya amblas sehingga belum bisa di selesaikan sepebuhnya, hal itu karena kondisi tanah dikiri jalan yang akan di gusur, struktur tanahnya terlalu labil untuk di lalui alat berat jenis Buldozer akibatnya dapat mengundan resiko bagi alat tersebut terporosok kedalam jurang, sebab katanya, saat Buldozer tengah bekerja menggusur bagian kiri jalan yang masih ada aspalnya, tiba-tiba tanah  dibagian kiri yang dilalui roda rantai Dozer bergerak ke arah jurang sehingga posisi alat berat miring serta bergeser kearah jurang. Melihat kondisi tersebut dengan sigap Serda Nirlan dan Kopda Safri langsung mengambil tindakan untuk memberi isyarat ke operator agar cepat mengarahkan Dozer ke arah bagian kanan jalan  dan segarah keluar dari titik penggusuran yg rawan kecelakaan itu.  Melihat kondisi yang mengancam keselamatan jiwa, Serda Nirlan Panigoro bersama Kopda Safri dan Operator Buldozer memutuskan menghentikan penggusuran di titik tersebut.
Setelah itu dilanjutkan dengan menggunakan alat berat lain jenis Excavator, demikian terang Danramil.
Sementara untuk jalur titik longsoran dari arah Desa Ondoliang Menuju Desa Batu Mandi tinggal 1 titik saja yang kondisinya parah dengan panjang jalur kurang lebih 200 sampai 300 meter.
Kondisi jalur tersebut bertebaran batang-batang kayu dan ranting bergelimpangan di ruas jalan.
Disamping itu katanya,  nanti pada hari Jumat 4 April, pengerjaan jalan yang tertutup akibat longsor antara Desa Batu Mandi – Ondoliang sudah terealisasi 90 %.
“Besok 1 unit Buldozer akan bergeser ke ruas jalan Ondoliang – Teku guna membersihkan sisa-sisa material”, jelasnya.
Sementara itu untuk jalan Batu Mandi – Ondoliang sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda 4.
Sebagai catatan Danramil berujar,
akses jalan menuju dari Desa Teku ke Kecamatan Bualemo sudah dapat dilalui kendaraan roda empat. Saat ini alat berat masih stanby di lokasi Desa Batu Mandi dan Desa Ondoliang karena menjaga kemungkinan dapat terjadi longsor sehubungan dengan sikon cuaca di Kecamatan Balantak Utara sedang dalam kondisi mendung awan tebal sehingga bisa saja kembali terjadi hujan deras yang dapat mengakibatkan banjir dan longsor, demikian urai Danramil.*pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here