Arifin Lambaga, Salah Satu Putra Terbaik Banggai Raya yang Sukses Di Level Nasional dan Internasional

0
679
JAKARTA BNET – Ir. Arifin Lambaga, MSE.  Merupakan Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari yang Lahir di Luwuk  pada tanggal 20 April 1957. Arifin kecil mengabiskan masa kanak-kanaknya di Luwuk dan mulai merantau ketika ia mengjinjak pendidikan tinggi.
Mengawali pendidikan tingginya di Akademi Perindustrian, Yogyakarta, Arifin mendapatkan gelar sarjananya di Universitas Jayabaya, Jakarta dengan gelar Sarjana Teknik Kimia kemudian melanjutkan studi pasca sarjananya di fakultas teknik UI dengan jurusan SDA & Lingkungan.
Selain pendidikan formal, Arifin juga beberapa kali mengikuti pelatihan seperti Kaolin Training, Amberger Kaolin Were GMBH; Hirschau, Nurnberg, West Germany, Januari – April 1981, Japanese Agricultural Standard Grader Training, Japanese Plywood Inspection Corporation; Jakarta Juli 1991, hingga menjadi Lead Auditor EMS ISO 14000 Training Course pada tahun 2001.
Di dunia profesional Arifin mengawali karir profesionalnya sebagai Kepala shift produksi PT Kaolin Indonesia pada tahun 1984. Sementara karirnya di PT. Mutuagung Lestari dimulai pada tahun 1990 dimana beliau ditunjuk menjadi manager. Kemudian pada tahun 1993 ditunjuk menjadi general manager dan mencapai puncaknya pada tahun 1995 dimana beliau ditunjuk sebagai presiden direktur PT. Mutuagung Lestari sampai saat ini.
Dibawah kepemimpinannya, Perusahaan yang fokus kepada layanan inspeksi, pengujian dan sertifikasi pada sektor perkayuan, utamanya industri plywood ini memperoleh pengakuan dan kepercayaan sebagai Third-Party Certifier (Lembaga Sertifikasi dan Pengujian Emisi formaldehida) oleh Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau yang dikenal dengan United States Environment Protection Agency/US-EPA, guna melaksanakan sertifikasi dan pengujian produk kayu komposit.
Berkat prestasinya dibidang sertifikasi, pada tahun 2010, Komite Akreditasi Nasional menunjuknya sebagai Panitia Teknik Perumusan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada tahun 2010 sampai dengan saat ini. Bahkan pada tahun 2016 lalu, Arifin menjadi nominasi penghargaan tertinggi Herudi Technical Comittee Award (HTCA) Komite Teknis/Subkomite Teknis perumusan SNI dengan kinerja terbaik.
Berbagai prestasi yang didapatkan Arifin membuat dirinya menjadi salah satu putra kebanggaan daerahnya yakni Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Segudang prestasinya tersebut mengajarkan kita bahwa usaha tidak akan menghianati hasil, dari mana pun kalian berasal, baik dari kampung atau kota, jika kalian berusaha dengan giat, maka hasil yang kalian tuai juga akan sangat membanggakan, bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk daerah kalian berasal. *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here