Bupati Mita PT. DS-LNG Segera Laporkan CSR ke Pemda. Kenapa Yah?

LUWUK – Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin tegas meminta pada pihak PT.Donggi Senoro LNG (DSLNG) agar dapat melaporkan besaran dana Corporate Social Responsible (CSR) milik mereka ke Pemerintah Daerah (Pemda).
Permintaan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat mediasi antara perwakilan Masyarakat Adat Kecamatan Batui dan pihak PT. DSLNG (13/5) di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai.
Gelaran rapat tersebut sekaitan dengan adanya desakan masyarakat adat yang meminta perlu adanya transparansi pengelolaan CSR dari perusahaan gas alam cair ini.
“Kedepan CSR yang bapak keluarkan untuk masyarakat Kabupaten Banggai harus dilaporkan kepada Pemerintah daerah, karena demikianlah yang diamanatkan oleh Ditjen Bina Keuda,” sebut Ir.H. Amirudin pada perwakilan perusahaan yang hadir diacara tersebut.
Alasan kenapa harus dilaporkan, menurut Bupati Banggai, karena akan didaftar sebagai pemasukan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga jelas besaran income yang diperoleh Kabupaten Banggai. Hal itu, lanjut bupati, berlaku bagi semua perusahaan yang melakukan investasi di daerah ini.
“Kami tidak minta uangnya, pengelolaan dana CSR silahkan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing perusahaan dan kebutuhan masyarakat, yang kami minta laporan dana dan programnya,” jelas Bupati.
APBD sendiri, Ir.H. Amirudin menjelaskan, selain Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID), CSR juga termasuk dalam bagian dari besaran APBD yang seharusnya terdata dengan baik dan menjadi informasi yang dapat diakses oleh publik.
“Setiap tahun, kami harap ada laporan berapa dana yang akan atau telah diberikan untuk membantu masyarakat, mengenai apa saja kegiatan yang dilakukan di setiap kecamatan, silahkan berkoordinasi langsung dengan masyarakat,” sambungnya.
Di akhir penyampaian sebelum menutup rapat tersebut, Ir. H. Amirudin mengingatkan kepada pihak perusahaan agar mencegah adanya informasi palsu mengenai CSR yang dapat menimbulkan kisruh di masyarakat, kemudian ia juga meminta perwakilan Masyarakat Adat untuk menunggu hasil audit internal yang dilakukan PT. DSLNG sehingga bisa diketahui ada tidaknya penyalahgunaan anggaran CSR.
Turut hadir pada pertemuan tersebut, Camat Batui, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Banggai, Kepala Dinas Sosial dan perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Banggai.*/pr

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button