Dandim 1308/LB Kunjungi Suku Terasing dan Pesantren

0
86
BNET- Komandan Komando Distrik Militer 1308/Luwuk Banggai Letnan Kolonel Infanteri Nurman Syahreda, SE beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 1308/LB Cut Mutiarani Syahreda bersama rombongan, (30/3) menggelar kegiatan bhakti sosial di Dusun I Tobiombong (Suku Terasing Loinang-red) Desa Maleo Jaya Kecamatan Batui Selatan Kabupaten Banggai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan bantuan dalam rangka memperingati HUT Persit Kartika Chandra Kirana Ke – 73  Kodim 1308/LB tanggal 3 April 2019.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Kodim 1308/Luwuk Banggai Mayor Inf Red Abner Patambo beserta Ibu, Danramil – 03/Batui Kapten Inf Herman B Para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 1308/LB, Sekcam Batui Selatan Basri, S.AP, Pengurus Persit KCK Cab. XXII Kodim 1308/LB, Anggota Koramil – 03/Batui, Ketua dan anggota Persit KCK Ranting 4 Koramil 1308 – 03/Batui, Kades Maleo Jaya Made Gantiana, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Kepala Suku Terasing Loinang Bapak Pesawat beserta masyarakat setempat.
Sebelum berlangsung kegiatan penyerahan Bantuan Sosial, pada kesempatan tersebut Dandim 1308/LB memberikan sambutan bahwa Kecamatan Batui Selatan khususnya Desa Maleo Jaya  Dusun I Tombiombong, terdapat suku terasing yakni suku loinang. Suku ini memiliki seorang pimpinan atau kepala suku bernama  Bapak Pesawat, dan kita ketahui bersama bahwa jarak antara Desa dengan Dusun mencapai sekitar 3 Km. Dusun I Tobiombong ini memiliki 31 KK dengan jumlah  jiwa sebanyak 139 orang dan bagi anak-anak yang telah  bersekolah sebanyak 23 orang yang sementara duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
“Saya berharap dengan kehadiran TNI melalui Kodim 1308/LB ini agar kiranya anak-anak kita dapat menempuh pendidikan sekolah layaknya seperti masyarakat lainnya”, katanya.
Lanjut Dandim, warga di dusun ini juga harus mampu dan bisa bercocok tanam dengan memanfatkan lahan yang ada, dan yang utama untuk selalu menjaga kesehatan karena di dusun ini sudah ada Poskesdes. Untuk Babinsa kata Dandim harus lebih proaktif dan berperan penting untuk membantu dan meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya.
Adanya permasalahan pernikahan yang terjadi di masyarakat di Dusun I Tombiombong sesuai keluhan dan penyampaian dari perwakilan masyarakat, yang mana masih terdapat beberpa Pasangan Suami Isteri (PASUTRI) yang telah menikah dan belum memiliki Buku Nikah (BN) dengan kendala yang terjadi dikarenakan biaya nikah yang dilakukan oleh Imam Desa sebesar 500 ribu rupiah sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kendala keterbatasan dan kemampuan ekonomi masyarakat bagi suku terasing loinang, dimana masalah ongkos atau biaya nikah atau untuk mendaptkan Buku Nikah menjadikan beban besar bagi masyarakat, sehingganya mereka yang masih ekonomi lemah belum mampu berbuat sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Seperti halnya dengan identitas diri dan status keluarga, dimana masih terdapatnya beberapa warga yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Sehubungan dengan permasalahan pernihakan dan bukti identitas diri dan keluarga, selaku pimpinan akan berkoordinasi dengan Pemda melalui Kemenag Kabupaten Banggai khususnya pihak pemerintahan di Desa dan Kecamatan harus proaktif dan dapat membantu masyarakat yang mendapatkan kesulitan agar mereka dapat keluar dari kesulitan dan masaalah yang terjadi.
Usai memberikan sambutan, Dandim menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada Kepala Suku Loinang Bapak Pesawat dan juga penyerahan secara simbolis oleh Ketua Persit kepada ibu dan anak. Adapun bantuan yang diserahkan tersebut berupa sembako dan sarana rumah tangga yaitu Beras 2 koli (100 Kg), Gula pasir 30 Kg, Minyak kelapa kunci mas 36 liter, Supermei 3 dos, Telur ayam 4 rak, Kasur busa 5 buah, Tikar kecil 24 buah dan Tikar besar 5 buah.
Selain berkunjung di dusun tersebut dihari yang sama, Dandim beserta Ketua Persit dan rombongan tiba Desa Mulyasari Kec. Toili Kabupaten Banggai, tepatnya di Yayasan Pondok Pesantren Mas  Darul  Qur’an Wal Hadist NW (MAS DARUL QUR’AN). Kehadiran Dandim beserta rombongan tersebut selain anjangsana dan silaturahim,  juga memberikan bantuan sosial dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana Ke – 73 Tahun 2019.
Anjangsana Dandim beserta rombongan tersebut di sambut oleh Pimpinan Pondok Pesantren Ustad Mutazam, S.Pdi, MM beserta para pengurus yayasan dan guru pengajar antara lain yang hadir yaitu Jainul Mutakim. S.Pdi, Muh. Yusri, S.Pdi, Faizal Fadli, S.Pdi, Ustad Jufri, Ustad Latif, Sitti Hadija, S.Hi, S.Pdi, Kades Mulyasari  Iyoman Lantre, Sekdes Suharjana, S.Pd, Kepala Dusun Sdr. Muzakir dan sebanyak 48 Santri Darul Qur’an Wal Hadits beserta undangan lainnya.
Pada kesempatan silaturahim di Pondok Pasantren ini, Dandim menyampaikan bahwa kegiatan Baksos Kodim melalui anjangsana ini sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memberikan Bantuan Sosial dalam rangka Peringatan HUT Persit Ke – 73 Tahun 2019. Selain itu Dandim juga mengatakan bahwa Bantuan Sosial dari Kodim 1308/LB ini merupakan jalinan Tali Kasih sesama hamba Allah, semoga bantuan ini menjadikan berkah bagi anak-anak santri di pondok pesantren.
Kepada anak-anak santri Dandim berpesan, selama berada di pesantren agar dapat menuntut ilmu yang setinggi-tingginya, belajar dengan baik agar cita-citanya dapat terwujud,  sukses dan dapat membawa nama baik pribadi serta membanggakan bagi orang tua, agama dan negara. Selain memberikan bantuan sosial berupa Beras 1 Koli (50 kg), Gula pasir 10 kg, Teh, Kopi, Sarden 1 dos, Supermei 2 dos dan Minyak goreng 12 liter, Kodim 1308/LB akan membantu dalam proses  pembangunan pondok pesantren berupa material bahan bangunan besi cor.
Pada pukul 18.15 Wita, seluruh rangkaian kegiatan Dandim dan rombongan terkait pemberian Bhakti Sosial selesai dengan lancar dan aman terkendali.*pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here