Di Lamala, Ayah Cabuli 3 Anaknya Dibawa Umur

0
764

B-NET.Mengaku karena stres ditinggal pergi sang istri, IKD nekat mencabuli ke 3 orang anak kandungnya yang masih di bawa umur. Kejadian yang sangat tidak bermoral oleh ayah terhadap anak kandungnya, terjadi di Desa Nipa Kecamatan Lamala Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah sejak Juni 2017 silam.

Kasus yang sangat memiriskan tersebut berhasil di ungkap pihak Kepolisian Resort Banggai, setelah ID yang merupakan ibu kandung ke 3 korban pencabulan melapor ke Mapolsek Lamala.

Dipimpin langsung Kapolsek Lamala AKP Maikun bersama Anggota, tersangka IKD ditangkap di Desa Bollo saat hendak melarikan diri dengan menyebrang lautan menuju Desa Bakalan Kabupaten Bangkep.

Ke tiga korban yang mengalami perlakuan biadab ayah kandung mereka sendiri, sebut saja Melati (8) yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), Mawar (13) putus sekolah dan Bunga (14) Kelas 9 SMP.

Berdasarkan press release yang digelar Polres Banggai Selasa (14/8), Kapolres AKBP Moch Shole SIK,SH,MH, mengungkapkan berdasarkan pengakuan tersangka IKD, jika ia melakukan persetubuhan terhadap Melati sebanyak 3 kali, Mawar 3 kali dan mencoba menyetubuhi Bunga namun gagal karena Bunga berhasil melarikan diri.

Kejadian percabulan pertama di alami Mawar yang pada saat itu tidur bersama kakanya Melati, Tersangka IKD yang sedang dalam pengaruh minuman keras (miras) mengendap masuk dan mengangkat korban Mawar masuk kedalam kamarnya, korban sempat meronta, namun tersangka IKD menarik Mawar dan didorong hingga jatuh terlentang.

Setelah itu tangan kiri IKD menindis gadis mungil tersebut sambil tangan kanan melucuti celananya hingga batas lutut, selanjutnya IKD mengeluarkan kemaluanya dan mencabuli Korban Mawar, mawar pun sempat berteriak kesakitan dan berusaha merontak namun korban di ancam akan di pukul jika melawan.

“Badiam saja tidak lama jangan saya hantam ngana”,ancam IKD.

Karena takut dengan ancaman IKD, akhirnya Mawar memilih pasrah. Selesai melampiaskan nafsu bejatnya IKD kembali mengancam Korban Mawar.

“Jangan kase tau orang , kalau kamu kase tahu saya hantam” kata IKD kembali mengancam.

Persetubuhan selanjutnya kembali di lakukan IKD terhadap anak kandung lainya yakni Melati dengan cara yang terbilang sama dan dengan ancaman yang sama yaitu akan memukul jika korban berani menolak kemauanya.

Atas perbuatanya tersebut IKD terancam melanggar pasal 82 ayat (3) dan pasal 81 ayat (2), Pasal 76 D dan E, UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti perundang undangan No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara paling lama 15 tahun, serta ditamba 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidananya karena dilakukan ayah kandungnya sendiri.

Pelaku juga bisa dikenai pidana tambahan berupa pengumuman identitas pelaku (vide pasal 81 ayat 6) dan bisa juga dikenai tindakan kebiri kimia (pasal 81 ayat 7).*(RAM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here