Diharap Wajah Baru Aleg DPRD Bangkep Jadi Kekuatan Yang Tidak Prakmatis

0
72
(dok foto 1 dan 2 istimewa) 
BNET – Rapat paripurna pengambilan sumpah dan janji 25 anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauaun (30/8) sempat menyedot perhatian publik dan melahirkan wacana para tokoh politik khususnya pada 14 Aleg wajah baru yang dilantik. Intinya bahwa mereka diharapkan menjadi kekuatan baru yang tidak dapat terkontaminasi oleh prakmatisme jabatan untuk kepentingan tertentu.
Sejumlah tokoh politik yang memberikan tanggapan diantaranya, politisi Partai Hanura Rahma Z. Dg. Taha yang juga mendapatkan amanah kedua kalinya dari rakyat.
Aleg senior gender Partai Hanura ini, ketika dikonfirmasi di tengah-tengah acara syukurannya usai pelantikan mengatakan, membludaknya 14 wajah baru di DPRD, merupakan yang pertama kalinya terjadi dalam sejarah Parlemen Bangkep.
“Kita juga mengharapkan 14 orang ini bisa menjadi kekuatan baru guna mendorong perubahan”, katanya.
Meski baru di DPRD Bangkep,  Rahma yakin mereka itu sudah cukup paham bagaimana seluk-beluk pemerintahan di Bangkep. Sebab, sebelum terpilih, mereka adalah aktifis partai yang sudah mendapatkan banyak pengalaman dari teman-teman partainya yang menjabat di legislatif.
Ketika ditanya soal dirinya, Rahma juga menyebut bahwa pihaknya akan berusaha konsisten memperjuangkan hak-hak rakyat di parlemen nanti.
“Insya Allah saya akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan amanah yang dipercayakan rakyat yang untuk kedua kali pada saya”, tandasnya.
Tidak hanya Rahma, tanggapan lain juga datang dari Politisi Nasdem yang juga ikut dilantik pada prosesi kemarin yakni, Sadat Anwar Bihalia. Ketika ditanya soal ke 14 wajah baru itu via akun messengernya, dia berharap aktor baru legislatif itu dapat berkontribusi besar dan mampu meluruskan niat pengabdiannya untuk negeri ini.
“Doa kita semoga mereka tidak terkontaminasi dengan tawaran pragmatisme jabatan yang sarat kepentingan itu” imbuhnya.
Politisi partai NasDem yang juga telah menerima amanah rakyat Bangkep kedua kalinya ini sempat menuturkan pengalamannya.
“Alhamdulillah selama saya bertugas di lembaga DPRD tidak pernah terdengar suara sumbang yang berhubungan dengan pragmatisme dan tidak satupun kepala SKPD yang saya mintai duit atau kontraktor yang saya peras dengan jaminan proyek. Seperti ini yang saya harapkan dari 14 orang wajah baru. Mudah-mudahan mereka akan lebih baik” tutur legislator berjiwa muda tersebut.
Sedikit berbeda dengan Herto Idris, aktifis muda PDIP yang baru saja hijrah ke partai Golkar.
Baginya, ke 14 anggota baru DPRD yang terpilih harus mampu mengemban amanah rakyat.
“Tidak ada kata harus belajar dulu, karena rakyat tidak mau tau soal kekurangan mereka. Rakyat memilih mereka karena mereka dianggap mampu”. Tegas Herto diakun messengernya.
Kalau nanti diantara aleg baru ada yang punya standar kemampuan pas-pasan dan tidak bisa berkolaborasi katanya, maka partai seharusnya menindak tegas aleg bersangkutan dengan melakukan evaluasi selama satu atau dua tahun. Ketika benar-benar tidak mampu, maka sebaiknya di PAW, jangan sampai aleg tersebut hanya merugikan rakyat.
“Jangan sampai mereka menganggap dunia parlemen hanya sebagai tempat rekreasi” kritiknya.
Sementara itu dua orang Aleg Baru yang lolos di dapil 1, Hatta Mayuna, S.T yang ditemui di kediamannya bersama Moh. Ikbal mengatakan, pihaknya secara konsisten akan mengawal pembangunan sesuai dengan amanah rakyat yang ada di dapil dimana mereka mendapatkan suara terbanyak.
Untuk sekadar diketahui berikut nama-nama Anggota DPRD Bangkep yang baru masuk di Parlemen Bukit Trikora diantarannya, Hatta Mayuna, S.T (Demokrat), Haris Lamuni (PPI), Ferdy Godianto Mustan (Golkar), Moh. Ikbal (Gerindra), Hardi Yunus (Demokrat), Eko Wahyudi, S.T (PDIP), Badrin Liato (Gerindra), Erisnelim Saimbi (Hanura), Sri Yeni (Nasdem), Burhan Alelaga (PBB), Bikham BS. Masso (PAN), Hendrik Lao (PDIP), Irwanto L. Bua, SH (Golkar), Rutdiansy Malonta, S.Sos., M.A.P.* (RB.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here