Garap Uang Belasan Juta, Dua Pencuri Dibekuk Tim Maleo Jatanras Polres Banggai

0
58

BNET – Kerja personil Tim Maleo Jatantas Sat Reskrim Polres Banggai patut diacungi jempol. Pada Senin (15/10) mereka berhasil membekuk dua pelaku pencurian pada 6 Agustus 2019 lalu, sekitar pukul 02.00 Wita, yang terjadi di desa Sumber Mulya, Kecamatan Simpang Raya.

Kedua tersangka berinisial AB (44) dan RI alias AM, itu, diringkus Tim Maleo Jatanras karena mencuri ponsel dan uang tunai sebanyak Rp 15 juta.

“Kasus ini dilaporkan ke Polsek Bunta dengan nomor LP / 42 / IX / 2019/ RES-BGI/Sek-Bta tanggal 6 Agustus 2019,” ungkap Kapolres Banggai AKBP H. Moch. Sholeh SIK, SH, MH, melalui Kasat AKP Pino Ary SIK, SH, MH.

Dari laporan polisi tersebut, Polsek Bunta meminta bantuan tim Maleo untuk mencari keberadaan guna menangkap kedua pelaku. Pada Sabtu (12/10), ponsel yang dicuri oleh kedua pelaku berhasil terdeteksi berada di wilayah kecamatan Bunta.

“Ponsel hasil curian tersebut dititip pelaku kepada seorang warga Bunta berinisial UK,” kata AKP Pino Ary.

Dari hasil pemeriksaan UK, lanjut AKP Pino, diketahui bahwa tersangka AB berada di Kabupaten Ampana. Dan selanjutnya berkoordinasi dengan tim Aligator Polres Touna untuk back up penangkapan.

“Tersangka AB ditangkap di Ampana pada Minggu (13/10) sekitar pukul 01.00 Wita. Pelaku juga mengakui perbuatannya,” beber AKP Pino.

Kasat menjelaskan, kedua pelaku tersebut melakukan aksinya dengan cara melewati pintu depan yang tidak terkunci lalu masuk ke dalam rumah dan mengambil ponsel yang berada di atas kasur dan tas yang berisikan uang senilai Rp 15 Juta yang disimpan di bawah kasur.

“Kedua pelaku ini masuk ke rumah saat korban sedang tidur,” terang Kasat.

Dari hasil pemeriksaan AB, personil Maleo bersama tim Aligator dan Opsnal Polsek Ampana mulai mencari keberadaan tersangka RI alias AM.

“Anggota Tim Maleo dan Tim Aligator Polsek Ampana mendatangi kediaman tersangka AM. Tapi tersangka sudah kabur,” sebut Kasat.

Namun, pada Selasa (15/10) pukul 03.45 Wita, pelarian Tersangka AM akhirnya terhenti di desa Sansarino, Kecamatan Ratu Lindo, Kabupaten Touna.

“Saat diperiksa AM mengakui juga mengakui perbuatannya. Dari hasil curian itu AM mendapat bagian sebanyak Rp 1 juta lebih,” beber perwira tiga balak tersebut.

Kedua pelaku tersebut saat ini sudah diamankan di Mapolres Banggai guna proses hukum lebih lanjut.

“Kedua tersangka ini mengakui sudah beraksi sebanyak 4 kali di lokasi yang berbeda,” pungkas AKP Pino Ary.* Ram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here