Kegiatan Tambang Galian C PT.CBSP Diduga Pemicu Ambruknya Tanggul Penahan Banjir dan Rusaknya Jalan

0
148

BNET. Tambang galian C di Desa Babang Boyangge, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai kembali disoal warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sudah seharusnya melakukan kontrol terhadap aktivitas pertambangan Galian C yang berada di Desa Babang Boyangge itu.

Pasalnya, aktivitas galian C tersebut, telah menimbulkan dampak buruk di wilayah sekitarnya, seperti tanggul yang dibangun untuk mengantisipasi banjir sepanjang kurang 150 meter ambruk serta ruas jalan yang begitu susah payah dibangun pemerintah sudah mulai rusak dan juga mencemari udara akibat jalan berdebu dan licin karena lumpur.

“Tanggul yang dibangun untuk mengantisipasi banjir sepanjang kurang lebih 150 meter ambruk serta Jalan yang telah dibeton pemerintah sudah mulai rusak. Akibat aktivitas mobil damtruk pengangkut batu galian C,” kata Rudi kepada wartawan, Jumat (26/07).Ia menyebutkan, persoalan ini sudah sering dilaporkan ke instansi terkait, namun persoalan ini tidak pernah diindahkan.

“Sudah sering kita keluhkan, namun sepertinya instansi terkait tutup mata, ataukah rata-rata orang besar ini kelola tambang makanya dibiarkan begitu saja,” sentilnya.

Sementara ditempat terpisah, Plt Kepala Desa Babang Boyangge, Yuliani Gopdianto, yang dimintai keterangannya Via Handfon, Sabtu (27/07), mengatakan ambruknya tanggul bukan karena dampak dari aktivitas galian C.

“Justru galian C di desa kami memberikan manfaat salah satunya normalisasi sungai, tetapi akibat bencana alam seperti banjir, tanggul pun ikut tergerus dan akhirnya ambruk,” jelas Yuyun sapaan akrab Plt Kades Babang Boyangge itu.

Dan sebenarnya menurut Yuyun ditempat itu, tidak bisa hanya dipasangkan tanggul saja, sebab ditempat itu mempunyai tekanan air yang sangat tinggi.“Tahun ini kita sudah anggarkan pembuatan tanggul dari bronjong.
Dan situasi urgent seperti sekarang ini kita sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan PT.CBSP untuk memasangkan conreet block, untuk penjagaan sementra waktu apabila terjadi banjir susulan,” terang Yuyun.

Jadi bukan tidak merespon, atau ambruknya tanggul akibat aktifitas galian C, itu tidak benar, tegas Yuyun.*af

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here