Koramil 1308-03/Batui Kerja Bakti Bersama Pembuatan Jembatan Gantung

0
146

B-NET. Kehadiran TNI di tengah tengah masyarakat terus di implementasikan, tepatnya Selasa (21/8) berlangsung kegiatan karya bakti pembuatan jembatan gantung Sungai Maleo Jaya, tepatnya di Dusun Tombiobon Desa Maleo jaya Kecamatan Batui Selatan Kabupaten Banggai.

Fasilitas umum tersebut dikerjakan untuk memperlancar akses penyeberangan yang menghubungkan masyarakat binaan dari Suku Terasing dengan warga di Desa Maleo jaya.

Beberapa Personil Babinsa dari Koramil 1308-03/Batui bersama Tim Vertical Rescue Pecinta Alam Indonesia dari Bandung Provinsi Jawa Barat yang tergabung dengan kelompok Pecinta Alam Kabupaten Banggai sebanyak 15 orang yang dipimpin Debi Alpian terlihat kompak bekerja sama bahu-membahu untuk segera menyelesaikan pembangunanya.

Kiat ini merupakan bentuk kegiatan kemanusian dalam upaya membantu kesulitan masyarakat, khususnya bagi mereka di dusun terpencil yang masih dapat dikonotasikan hidup dalam lingkup wilayah yang terisolir.

Dandim 1308/LB Letkol Inf Nurman Syahreda SE melalui Danramil 1308-03/Batui Kapten Inf Herman B mengatakan, kegiatan kerja bakti bersama komponen masyarakat tersebut merupakan bentuk tanggung jawab TNI-AD dalam mendukung program kerja Pemda Banggai untuk membantu kesulitan rakyat yang ada diwilayah teritorial Kodim 1308/LB.

Danramil menambahkan, kegiatan kerja bakti ini akan dilaksanakan sampai selesainya pengerjaan jembatan gantung atau sampai rampung 100% dan TNI-AD akan selalu bersama masyarakat dalam mewujudkan keinginan warga yang ada diwilayah tersebut.

Disamping itu ia berharap agar masyarakat tetap dapat melaksanakan rutinitas mereka sehari-hari, dan khususnya bagi anak-anak sekolah yang juga menggunakan akses penyeberangan lewat sungai ini, bisa semakin lancar tanpa harus memikirkan resiko yang mengancam seperti saat sebelumnya ketika belum ada fasilitas jembatan ini.

Lebih lanjut Danramil menjelaskan, untuk tahap awal pekerjaan sementara tengah dimulainya penggalian untuk pondasi tiang penyangga tali dan pengumpulan batu pondasi, dan selanjutnya baru dilakukan lagi pekerjaan lainnya secara bertahap sehingga nanti diharapkan jembatan gantung ini dapat terealisasi secepatnya.

“Ini merupakan bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat dalam wujud memberikan motifasi untuk mengatasi kesulitan yang mereka hadapi”, ujar Danramil

Terpisah, Darsono (40), warga Dusun 2 Desa Maleo Jaya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kepedulian Para Babinsa beserta Tim Vertical Rescue Indonesia yang telah ikut andil bersama membantu kesulitan rakyat.

“Mudah-mudahan dengan adanya jembatan penyeberangan sederhana ini, akses terhadap rutinitas perekonomian masyarakat akan lebih lancar, sehingga kedepan akan berdampak pada peningkatan taraf hidup yang lebih baik lagi”, demikian Darsono.*(RAM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here