Kungker di Koramil Pagimana Dandim Ingatkan TNI Harus Netral

0
26
BNET – Prajurit harus nentral dan jangan terpengaruh dengan bujukan dan ajakan yang akan menjerumuskannya. Untuk PNS tidak boleh ikut Kampanye dan Ibu-ibu Persit dilarang untuk diarahkan ke salah satu paslon.
“Kita sebagai prajurit harus satu komando netral”, ungkap Dandim 1308/LB Letkol Inf Fanny Pantouw, S.Sos, M.Tr.Han, M.I.Pol saat melangsungkan Kunjungan kerja di Koramil 1308-07 Pagimana (12/2).
Penekanan ini disampaikan Dandim sekaitan dengan momentum politik Pilkada di tahun 2020 ini, yang mana diwilayah pengawasannya ada dua Kabupaten yang melaksanakan hajatan politik tersebut yakni, Banggai dan Banggai Laut.
Dalam Kungker, Dandim 1308/LB bersama Ketua Persit KCK Cabang XXII Kodim 1308 dan rombongan, disambut oleh Danramil 1308-07/Pagimana Kapten Inf Tommy Karambut beserta Ketua Persit Ranting-08/Pagimana, seluruh anggota Koramil-07 Pagimana dan pengurus Persit Ranting-08 Pagimana.
Nampak hadir dalam robongan Dandim, Pasi Intel Kodim 1308/LB Lettu Inf Dumanauw Lahope serta pengurus Persit KCK Cabang XXII Kodim 1308/LB.
Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Fanny menekankan anggotanya bahwa sebagai prajurit harus selalu menjaga penampilan dan menjaga wibawa dimata masyarakat.
Khususnya Babinsa yang tugasnya berhadapan langsung dengan masyarakat, harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat, dan jangan sampai keberadaannya justru menjadi tidak baik bagi masyarakat.
Olehnya sebagai prajurit Babinsa, harus selalu menjalin Komunikasi bersama masyarakat dan membentuk jaring. Semakin banyak komunikasi dan jaring akan memudahkan mendapatkan informasi untuk di laporkan ke pimpinan atau ke komando atas. Selain itu Dandim mengingatkan, aparat teritorial harus mempelopori usaha-usaha yang baik guna mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya serta untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya”, jelas Dandim.
Disamping itu Letkol Fanny juga mengingatkan, prajurit harus bisa membedakan permasalahan yang terjadi, baik itu permasalahan pribadi maupun permasalahan lain yang terjadi diwilayah. Oleh karenanya sebagai prajurit  harus menjaga kemampuan dasar prajurit dan  penguasaan 5 kemampuan teritorial.
Selain itu Dandim menyentil terkait pelaksanaan Hari Patriotik dimana ia mengapresiasi pada Danramil beserta seluruh anggota Babinsa yang telah membantu terselenggaranya festival gelora pagimana yang ke-3 tahun 2020.
“Semoga dapat berlangsung dengan baik, lancar, aman dan kondusif serta menjadikan acuan untuk lebih giat lagi di dalam pembinaan teritorial yang ada di wilayah Koramil – 07/Pagimana”, ujarnya.
Disamping itu, Dandim juga menegaskan prajurit harus menghindari dan mencegah Narkoba, baik sebagai pengedar, pemaikai, maupaun bandar atau sebagai backing. Setiap Koramil harus melaporkan aktivitas peredaran Narkoba serta mencegah dan mengantisipasi Radikalisme yang ada di wilayah kita masing-masing.
Lanjutnya lagi, dalam penggunaan media sosial, harus bijak, tidak boleh menjelekan institusi lain. Kendalikan diri agar tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum tentu kepastiannya atau HOAX. Apalagi setelah adanya UU ITE yang memungkinkan para pelanggar menerima sanksi pidana berupa kurungan hingga denda.
Setiap kegiatan harus menjaga faktor keamanan, baik Pam Personil, Pam Materil dan Pam Berita. Untuk kedepan kita akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di 2 ( dua ) wilayah, yaitu Kaupaten Banggai dan Banggai Laut.
“Kita sebagai prajurit harus nentral dan jangan terpengaruh dengan bujukan dan ajakan  yang akan menjerumuskan kita. Untuk PNS jangan ikut Kampanye dan Ibu-ibu Persit dilarang untuk diarahkan ke salah satu paslon dan Kita sebagai prajurit harus satu komando dan Netral”, tandasnya.*pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here