Maria Trinova Teressa Rori Dalam Prestasi Choir

0
137
TAK sedikit prestasi kaum muda asal Luwuk Kabupaten Banggai yang terus berkiprah pada iven Internasional namun tak mendapatkan dorongan berarti dari Pemda setempat.
Salah satunya yakni, Maria Trinova Teressa Rori. Gadis ini rupanya merupakan figur yang memiliki segudang prestasi seni olah vokal.
Tak heran dengan bakatnya itu telah menghantarkan Maria menjadi satu-satunya wakil Sulteng yang masuk dalam jajaran komunitas Choir (paduan suara-red) asal Indonesia. 
Jika menelisik berbagai kiprah Maria dikomunitas ini yakni, mengikuti iven-iven sebagai duta vokal pada skala internasional dan nasional yang diantaranya, menjadi Paduan Suara Gitabana Nusantara, dimana Maria dan beberapa temanya dari daerah lain dipercayakan untuk menjadi duta vokal pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2017 di Istana Negara. Selain itu ia juga direkrut menjadi duta vokal pada acara Konser Akbar Indonesia Raya Tri Stanza diperayaan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2018 yang berlangsung di Monas Jakarta. 
Tak hanya sampai disini saja vokalis choir asal Luwuk Banggai ini juga mendapatkan kepercayan kembali untuk dilibatkan pada iven Indonesia Youth Choir, iven Kongres Budaya tahun 2018 se dunia yang berlangsung Desember ini di Bali.
Terlepas dari prestasi yang ditelorkannya itu, sendirinya telah membawa nama harum Kabupaten Banggai dikanca nasional maupun internasional, namun disisi lain pada kenyataannya belum terlihat jelas suport Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai dalam meberikan dorongan berarti terhadap perkembangan prestasi kaum muda seperti Maria.
Ketika ditanya media ini apa misi yang sering di tonjolkan pada setiap konsernya,  menurutnya,  pengenalan kebudayaan dan histori serta perkembangan daerahnya menjadi hal prioritas yang sering disampaikan ke publik nasional maupun internasional, ujar Maria.
Disamping itu tambahnya, ini sudah merupakan ketentuan bagi mereka dalam komunitas choir dimana setiap tampil wajib menonjolkan intitas budayanya salah satunya melalui penggunaan pakaian daerah, tandasnya. 
Dengan inisiatif seperti ini jika dikaitkan dengan visi misi Pemda Banggai tentu sudah sangat searah dimana diketahui bersama bahwa Pemda Banggai yang notabene mengangkat konsep kearifan lokal, perlu terus mengangkat intitas budaya dalam mengiringi setiap program pembangunan disegala aspek.
Lantas apa yang sebenarnya menjadi kendala sehingga upayah yang sudah dilakukan duta seni seperti Maria ini serta kaum muda lain tak mendapat respon yang cukup berarti ?.*pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here