Pangdam Gelar Pasukan Pengamanan Presiden

0
285

BNET. Pangdam XIII Merdeka, Mayor Jendral TNI Tiopan Aritonang, S.Ip  (22/12) memimpin Apel Gelar Pasukan untuk pengamanan kedatangan Presiden RI, Jokowidodo di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah. Apel tersebut berpusat di Lapangan Kipan C Yonif 714/SM jalan Pulau Sulawesi Kelurahan Simpong Kecamatan Luwuk Selatan. Dalam tugas pengamanan ini  Mayjen TNI Tiopan Aritonang,S.Ip sebagai Komandan Komando Satgas PAM RI 1.

Selain Pangdam hadir pula Kabinda Sulteng, Brigjen Pol Aries Wahyu Sutikno, Dandrem 132 Tadulako, Kolonel Inf Agus Sasmita, Danpomdam XIII Merdeka, Kolonel CPM Antonius Widodo, DIR Obvit Polda Sulteng, Kombes Pol Suprayitno, As. Intel Kodam XIII Merdeka, Kolonel Inf Dedi Iswanto dan As Ops Kasdam XIII Merdeka, Kolonel Inf Musa Hapid Hasibuan. Selain itu juga dihadiri pejabat lainnya antara lain, Kasdam XIII Merdeka, Kolonel CKM Dr. Benny Untuh, Ks Hubdam XIII Merdeka, Kolonel Chb Totok serta Kapendam XIII Merdeka, Kolonel Inf M. Jaelani, serta Dandim 1308/LB, Letkol Inf Nurman Sahreda SE. Selain itu hadir pula Kapolres Banggai, AKBP Muh Soleh S.ik SH MH, Dandem Intel Kodam XIII Merdeka, Letkol Inf Andi Sinaga, Dandem Hub Rem 132 Tadulako, Letkol Chb Kris Haryanto, Kasi Intel Korem 132 Tadulako, Mayor Kav Andi Prasetyo. Disamping pejabat TNI dan Polri juga hadir pejabat Pemda diantaranya, Kasat Pol-PP Kabupaten Banggai, Nur Jalal SH MH, unsur perwira TNI/Polri serta pasukan Apel PAM RI 1 Berjumlah sekitar 295 Orang.

Saat sambutan awal Pangdam XIII/Mdk mengucapkan puji dan syukur  panjatkan kehadirat  Tuhan yang Maha Esa, karena hanya atas rahmat dan kasih-Nya kita masih diberi kekuatan dan kesehatan sehingga dapat melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI di Luwuk dalam keadaan sehat walafiat. 
Dalam sambutan Apel tersebut Pangdam menekankan, gelar pasukan ini dalam rangka apel kesiapsiagaan Pasukan Pengamanan VVIP untuk mengamankan kunjungan Presiden RI di Luwuk. Olehnya itu hal ini penting dilakukan untuk mengecek kesiapan Satuan Tugas Pengamanan VVIP, baik secara organisasi, kesiapan personel, materiil, alat perlengkapan maupun sarana pendukung Iainnya.
Lanjut dikatakan, kunjungan kerja Presiden Rl di Luwuk ini harus dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Disamping untuk memberikan kenyamanan kepada Bapak Presiden beserta rombongan, pengamanan yang dilakukan ini juga harus menunjukkan kesan bahwa, TNI Polri dan pemerintah daerah serta aparat negara lainnya mampu bersinergi dengan baik dan bekerja secara profesional di wilayah ini, bebernya.
Menurut Pangdam, keselamatan Kepala Negara RI adalah kehormatan dan harga diri bangsa Indonesia, “dimanapun beliau berada atau beraktivitas, kita harus dapat menjamin keamanan beliau beserta rombongan”, tekanya.
Lebih jauh ditambahkan, tugas pengamanan ini adalah tugas kita semua sebagai aparat negara dan pemerintahan. Hanya saja kebetulan di dalam pelaksanaan pembagian tugasnya, TNI ditunjuk sebagai leading sektornya, namun dalam penerapannya di lapangan dikolaborasikan diantara kita semua, agar tugas operasi pengamanan ini dapat berjalan secara optimal.
“Tidak boleh ada sesuatu yang mengganggu kunjungan kerja Presiden kita, apapun bentuknya”, tegasnya. Kunjungan Presiden RI dan rombongan selama di Luwuk harus dapat kita pastikan
berlangsung dengan aman, tertib dan Iancar, baik selama kegiatan kunjungan kerja sampai dengan kembalinya Presiden ke Jakarta. 
Jadi imbuh Pangdam, apapun harus dipertaruhkan untuk itu, karena ini menyangkut harga diri dan kehormatan bangsa kita, kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga tidak boleh ada satu ancaman sekecil apapun yang berpotensi mengganggu kegiatan Presiden selama berada di Sulawesi Tengah ini.
Untuk itu katanya, harus diyakinkan guna memastikan bahwa kita mampu menjamin Keamanan Bapak Presiden RI beserta rombongan selama berada didaerah ini, tegas Tiopan Aritonang.
Lebih jauh dijelaskan, pembagian tugas telah diberikan padanya dan Kapolda juga telah mengecek semuanya. “Saya yakin, seluruhnya telah siap, baik personel maupun materil, untuk menjalankan tugas operasi pengamanan VVIP.
Olehnya fengan berharap ridho Tuhan Yang Maha Esa, kita semua wajib berupaya semaksimal mungkin agar Opspam VVIP ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar”, bebernya.
Dalam kesempatan ini juga Pangdam menekankan, tentang pedoman pada seluruh personel Satgaspam VVIP antara Iain, sebagai prajurit dan bhayangkari negara, harus mempedomani dasar kehidupan keprajuritan dan kebhayangkaraan, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI dan Tribrata. Pedomani itu semua sebagai Iandasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas. 
Kemudian katanya, pegang teguh disiplin prosedur tetap aturan ketentuan perundang-undangan yang menjadi payung hukum pelaksanaan Opspam VVIP ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Ketiga, Iakukan koordinasi, integrasi dan komunikasi antara satu dengan yang lainnya sehingga apapun yang terjadi dapat kita hadapi dan selesaikan secara cepat, tepat dan tuntas, serta pedomani rantal komando dan ketentuan operasi yang ada. Tugas ini adalah tanggung jawab saya dengan Kapolda, sehingga yang berhak memberikan perintah adalah dia dan Kapolda. “Jaga dan pertahankan loyalitas dan soliditas sebagai sesama aparat negara” ujarnya.
Pada akhir sambutanya, Pangdam mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pasukan yang terlibat dalam Satgas Pengamanan Kunjungan Kerja Presiden RI. Semoga apa yang sedang dan akan kita kerjakan, menjadi catatan amal baik di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, serta menjadi kontribusi positif bagi bangsa dan negara Indonesia tercinta, demikian tandasnya.*pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here