Pengakuan Pelaku Ini Pemicu Mita Dibunuh

LUWUK – Hanya enam jam pihak aparat kepolisian yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Banggai berhasil membekuk tersangka pembunuhan Mita di Kelurahan Lamo Kecamatan Batui.

Teka-teki pembunuhan dengan korban seorang IRT yang sempat dikabarkan hilang dan kemudian ditemukan tewas tanpa busana didekat rumahnya itu, akhirnya terungkap setelah penangkapan terhadap tersangka berinisial OS alias O (18) warga Kelurahan Lamo oleh personel Tim Resmob Satreskrim dan Polsek Batui dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Banggai Iptu Adi Herlambang.

Tersangka ditangkap atas dasar laporan polisi nomor : No. LP-A / 27 / X / 2022, Sek- Bti Res – Bgi, Polda Sulteng, tanggal 06 Oktober 2022.

Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa ditemukan sesosok mayat perempuan di Kelurahan Lamo pada Kamis 6 Oktober 2022 sekitar pukul 13.00 Wita.

“Korban almarhum Sasmita Hundri alias Mita (23) ini ditemukan di belakang rumahnya. Dari hasil informasi bahwa korban hilang sejak Selasa 04 Oktober 2022 malam,” ungkapnya kepada awak media Jumat (7/10/2022) pagi.

Atas informasi itu sekitar pukul 21.00 Wita, anggota Buser dan Polsek Batui langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

“Penyelidikan belum membuahkan hasil dan motif pembunuhan pun belum didapatkan,” kata Adi Herlambang.

Selanjutnya, anggota Buser dan Polsek Batui dipimpin Adi Herlambang kembali melakukan penyelidikan dan pada Jumat 7 Oktober 2022 sekitar pukul 03.00 Wita dini hari berhasil mendapatkan petunjuk bahwa seorang pria berinsial OS alias O diduga sebagai pelaku.

“Berdasarkan keterangan seorang saksi bahwa pernah melihat ponsel jenis OPPO warna biru seperti ciri-ciri ponsel milik korban dalam penguasaan pria berinsial OS alias O,” bebernya.

Atas keterangan saksi tersebut, polisi kemudian bergerak melakukan pencarian terhadap keberadaan OS alias O dan kurang lebih sekitar 15 menit posisi OS diketahui sedang berada di dalam kios milik neneknya di Kelurahan Lamo.

“Dimana kios tersebut tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban. Tersangka OS alias O ini kita temukan sedang tidur di dalam kios neneknya kemudian dibangunkan dan diamankan ke Mapolsek Batui,” imbuhnya.

Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya bahwa telah membunuh korban dengan cara masuk ke dalam kamar korban yang saat itu hanya mengenakan handuk warna kuning dan mengganti pakaian karena baru selesai mandi.

“Tiba-tiba dari arah belakang tersangka langsung mencekik leher sampai korban berhenti bernafas. Kemudian tersangka membaringkan korban di atas Kasur” sebutnya.

Tak lama kemudian, lanjut Adi Herlambang, tersangka mengangkat tubuh korban yang sudah tidak mengenakan sehelai kain dan meletakannya di belakang rumah korban diatas tumpukan material batu kemudian menutupnya menggunakan kain bendara umbul-umbul.

“Setelah melakukan aksinya tersangka Kembali ke rumahnya. Saat interogasi tersangka sempat tidak kooperatif, namun berdasarkan bukti petunjuk kami berhasil membuat tersangka mengakui perbuatannya,” sebut Adi Herlambang.

Perwira pangkat dua balak ini menambahkan, bahwa tersangka tega melakukan aksinya tersebut lantaran sakit hati terhadap korban yang menuduh mencuri pakaian milik korban.

“Saat ini tersangka dan barang bukti berupa Ponsel milik korban dan selembar bendera umbul-umbul telah diamankan di Mapolres Banggai guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.*

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button