Pengurus PGRI Luwuk Berubah di Tengah Jalan

Didy : "Jangan Hanya Jadi Simbol Formalitas"

LUWUK – Strukstur kepengurusan dalam organisasi profesi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) jangan hanya dijadikan sebagai simbol formalitas, namun organ didalamnya harus betul-betul digerakan sehingga berjalan sesuai tugas dan fungsi organisasi.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai, Syarifudin Hinelo, S.STP, M.Si, saat memberi sambutan dalam acara pelantikan pengurus PGRI Cabang Kecamatan Luwuk dan Luwuk Selatan, Selasa (21/11/2023) di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai.
Sebelumnya Didy sapaan akrab Syarifudin ini, memberi apresiasi kepada seluruh anggota organisasi yang dijuluki pahlawan tanpa tanda jasa itu.
Bahkan kata Didy untuk tahun 2023 ini sebenarnya dia telah memberi suport anggaran untuk PGRI. Hanya saja katanya, anggaran yang diusulkan melalui dinasnya itu, belum dapat direalisasi tahun ini sebab, usulan itu masuk dalam pemanfaatan APBDP, karena alasan tertentu yang bersifat politis dan diyakini mungkin sudah dipahami bersama sehingga harap dimaklumi jika anggaran itu belum dipenuhi.
Sementara dalam prosesi pelantikan kedua pengurus cabang ini, PGRI Cabang Kecamatan Luwuk merupakan proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Sebelumnya masa bhakti pengurusnya terhitung sejak 2019 sampai 2024 dan kini digantikan oleh pengurus baru sebelum habis masa jabatanya.
Untuk Kecamatan Luwuk Selatan masa bhakti 2023 – 2028 dalam struktur Pengurus Harian diketuai, Muh. Basri, sedangkan posisi Wakil Ketua Julianto Labarani dan Sekertaris, Sugeng M.
Pada struktur pengurus PAW PGRI Cabang Kecamatan Luwuk, mengacu pada hasil keputusan konfrensi pada tanggal 5 Oktober 2023 bahwa menggantikan pengurus awal masa bhakti 2019-2024 dengan memutuskan, menetapkan,  pengurus PAW yang diketuai Selkone Ratukeka.**

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button