Persit Kartika Chandra Kirana Ziarah di TMP Tanjung Tuis

0
120
BNET –  Persatuan Isteri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana 1308/LB melakukan ziara ke Taman Makam Pahlawan (TMP)  Tanjung Tuis Luwuk Kabupaten Banggai Sulteng (2/4).
Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda memperingati HUT Persit tersebut yang ke 73.
Ziarah TMP ini dipimpin labgsung oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 1308 Koorcabrem 132 PD XIII Merdeka, Cut Mutiarani Syahreda.
Selain ketua hadir dalam giat tersebut seluruh jajaran pengurus dan ranting-ranting Persit KCK di Luwuk Kabupaten Banggai antara lain, Wakil Ketua Persit KCK Cabang XXII Kodim 1308/LB Ny. Lintje Roty Patambo, Para Ketua Ranting Persit KCK Cabang XXII Kodim 1308/LB, Ketua Persit KCK Ranting IV Kipan C Yonif 714/Sintuwu Maroso Ny. Rika A Rumo Ardiansyah, Pengurus Persit KCK Cab. XXII Kodim 1308/LB dan Pengurus Persit KCK Ranting IV Kipan C yonif 714/Sintuwu Maroso Serta para anggota Persit yang berjumlah kurang lebih 70 Orang.
Saat Ziarah dilakukan penghormatan kepada arwah para Pahlawan yang telah gugur oleh Ketua Persit KCK Cab. XXII Kodim 1308/LB selaku pimpinan Ziarah dan dilanjutkan peletakan karangan bunga.
Selanjutnya dilaksanakan tabur bunga bersama oleh pimpinan Ziarah Ny. Cut Mutiarani Syahreda beserta Wakil Ketua Persit dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana serta Para Ketua Ranting Persit Kartika Chandra Kirana dan diikuti oleh seluruh rombongan ziarah.
Pada kesempatan kegiatan tersebut Cut Mutiarani Syahreda mengatakan, ziarah dan tabur bunga tidak hanya semata-mata untuk memberikan penghormatan dan menaburkan bunga di pusara para pahlawan kusuma bangsa, tetapi diharapkan menjadi bahan kontemplasi bagi para generasi penerus masa kini dan masa yang akan datang tentang patriotisme dan semangat nasionalisme yang menjadi dasar perjuangan mereka.
Lanjut Cut, ziarah rombongan ini, selain sebagai rangkaian kegiatan menjelang pelaksanaan HUT Persit Kartika Chandra Kirana Ke 73, juga sebagai rasa hormat kepada para pahlawan atas jasa mereka yang gugur di medan perang dalam mewujudkan kemerdekaan.
“Sebagai rasa hormat kapada para pendahulu, serta untuk mendoakan, semoga pengabdian dan dedikasi yang tinggi dari pejuang kesuma bangsa dijadikan amal ibadah,” Tutup Ny. Cut Mutiarani Syahreda.*pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here