Pjs. Danramil 1308 – 05/Balantak Pimpin Pendistribusian Logistik di 2 Desa Terisolir Banjir

0
92
BNET – Distribusi bantuan logistik untuk korban banjir dan tanah longsor di Kecamatan Balantak Utara (29/3) telah tersalur. Dalam proses pendistribusiannya di pimpin langsung Danramil 1308-05/Balantak.
Pjs. Danramil 1308 – 05/Balantak Pelda Rasman Djufri pada kesempatan tersebut mangatakan, bantuan logistik yang datang tersebut merupakan bantuan dari PMI Kabupaten Banggai. Adapun daftar jenis bantuannya yakni,
beras, telur ayam, mi instan, selimut 1 karung, serta kain sarung, Kelambu serta pakaian layak pakai.
Sehubungan dengan bantuan dari Pemda melalui PMI Banggai tersebut, selanjutnya Pjs. Danramil memerintah kepada 4 orang personil Babinsa yang dibantu oleh 1 orang personil Babinkamtibmas Polsek Balantak untuk melakukan pendistribusian sembako dari Desa Kampangar menuju Desa Ondoliang melalui jalur laut.
Akan tetapi, karena waktu telah menjelang  malam hari dan adanya situasi dan kondisi cuaca kurang bersahabat, maka logistik tersebut tidak langsung di drop ke Desa Ondoliang, namun sesuai petunjuk terakhir dari Pjs. Danramil agar logistik bisa di drop sampai di Desa Teku dengan menggunakan perahu motor ketinting dan apabila  logistik tersebut telah tiba di Desa Teku kemudian logistik tersebut sementara diamankan di kantor Desa Kampangar dan pagi harinya dapat di distribusikan ke Desa Ondoliang dengan melalui jalur laut, katanya.
Sementara untuk Desa kampangar jelas Danramil, pada (30/3) telah tiba bantuan logistik dan bahan keperluan lainnya dari Tagana Banggai untuk masyatakat Desa Tower. Adanya bantuan tersebut, Camat Balantak Utara beserta Pjs. Danramil menginstruksikan pada Babinsa untuk melakukan pendistribusian logistik yang dibantu oleh Babinkamtibmas dengan melalui jalur laut.
Adapun bantuan logistik dan jenis lainnya pasok dari Tagana Banggai yang diperuntukan bagi warga Desa Tower yakni, teh, Kopi, Gula, Minyak Kayu Putih, Air Mineral, Minyak Goreng, beras, Selimut dan Pakaian layak pakai.
Sehungan dengan bantuan dari Pemda melalui instansi terkait, untuk semua desa yang terisolir banjir dan tanah longsor, telah menerima bantuan secara merata dan untuk proses pekerjaan pembersihan jalan dengan alat berat akibat terjadinya longsor yang menutupi jalan utama antara desa dan desa lainnya, sampai Minggu 31 maret 2019 masih berlangsung pekerjaan pembersihan material. Katanya.
Untuk akses jalan dari Desa Kuntang menuju Desa Teku telah selesai di bersihkan dan saat ini mobilisasi kendaraan baik roda dua dan roda empat sudah dapat dilalui.
“Lambatnya proses pekerjaan pembersihan akses jalan antara desa-desa yang terjadi longsor karena kendala di lapangan dengan adanya keterbatasan alat berat greder, karena jika berharap menggunakan exavator saja tidak dapat bekerja semaksimal mungkin”, ucap Danramil.
Selama berlangsung pekerjaan pembersihan material longsoran yang menutupi akses jalan antar desa ke desa lainnya, sebanyak 4 orang personil Koramil 1308 – 05/Balantak bersama Babinkamtibmas tetap melakukan pemantauan dan membantu proses pengerjaan pembersihan meterial akibat longsor, demikian Pelda Rasman Djufri.*pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here