Program MR Kabupaten Banggai Capai 88 % 

0
170

B-NET. Pelaksanaan vaksin Measles and Rubella atau MR di Kabupaten Banggai terus berjalan. Dinas Kesehatan melalui bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P Kabupaten Banggai terus mengenjot agar target sasaran sebanyak 93.571 anak dapat tercapai.

Kadis Dinkes Dr Anang Otolluwa yang dimintai keteranganya melalui Kabid P2P Dinkes, Nurmasita Datu Adam, S.Kep kepada media ini mengatakan, hingga bulan September 2018 ini capaian target vaksin MR telah mencapai angka 88,84%, pihaknya berharap target diatas dapat terpenuhi 100%.
Kepada media ini Nurmasita mengatakan, sebagai program nasional sudah barang tentu masyarakat diharapkan berpartisipasi mensukseskannya.

Tujuan dilaksanakannya program nasional vaksin MR untuk menyelamatkan generasi muda khususnya anak-anak usia 9 hingga 15 tahun dari penularan penyakit MR. Menurutnya campak rubella seperti penyakit sarampa namun tidak memiliki gejala tetapi sangat berbahaya dan bisa menular kepada wanita hamil yang bisa mempengaruhi tumbuh kembangnya janin.

“Secara nasional pelaksanaan vaksin MR sudah mencapai 95% dan di daerah ini telah mencapai 88,84% dari target 93.571 anak yang di vaksin MR,” ungkap Ses Nur demikian sapaan akrabnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai pada pelaksanaan vaksin MR baik di Posyandu maupun sekolah mulai SD hingga SMP terlebih dahulu melakukan sosialisasi serta memberikan penjelasan kepada para orangtua mengenai beragam hal berkaitan dengan vaksin MR. menurutnya masih banyak paradigma orangtua berkaitan dengan vaksin MR padahal mestinya para orangtua mendukung pelaksanaan vaksin MR ini sebagai program nasional.

“Ada sebagian masyarakat yang masih memiliki paradigma yang salah tentang vaksin MR, sehingganya kita senantiasa melakukan sosialisasi terlebih dahulu mengenai apa itu vaksi MR dan manfaatnya. Alhamudillah setelah sosialisasi para orangtua akhirnya mengizinkan anaknya untuk kemudian di imunisasi,” terang Kabid P2P ini.

Warga katanya tidak perlu takut berkaitan dengan pelaksanaan vaksin MR, pasalnya sebagai program nasional pihaknya telah mengantongi berbagai surat edaran yang dikeluarkan MUI, Kementerian Pendidikan termasuk organisasi keagamaan berkaitan dengan pelaksanaan vaksin MR.

Hanya saja masih ada sejumlah sekolah yang sampai saat ini masih belum mengizinkan para anak didiknya untuk mengikuti pelaksanaan vaksin MR.*(RAM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here