Sejumlah Wartawan Temui Kapolsek Atas Dugaan Pelecehan Profesinya

0
246

B-NET. Sejumlah wartawan tergabung dalam paguyuban Ikatan Wartawan Bunta (IWB) Selasa (11/9) menemui Kapolsek Bunta IPTU Jimiyarto Anasim, SH terkait dugaan pencemaran nama baik serta pelecehan profesi wartawan di sela – sela tugas liputan.

Sudarto (Wartawan News Investigasi86.com) kepada awak media banggainet.com menceritakan kronologis kejadian bersama rekan wartawan lain kala mencari informasi terkait keluhan warga pada salah satu item pekerjaan rabat beton di lokasi proyek jembatan bersumber dari APBN 2018 kemarin Senin (10/9)

“Saya bertanya soal pekerjaan rabat beton pada salah satu proyek jembatan yang juga dipertanyakan warga, namun disayangkan dibalik jawaban oknum karyawan yang saya temui sedang melakukan pengawasan justru menjawab kenapa tanya – tanya, silahkan tanya di Kementrian PUPR atau PPK 12, tidak hanya itu oknum itu lalu berkata kalian ini wartawan hanya mencari – cari kesalahan saja” ujarnya.

Meski demikian kata Sudarto, ia berusaha tenang untuk mengajak sumber lebih bersahabat, namun sayang oknum tadi lalu pergi begitu saja dan tak mempedulikanya.

Sebagai wartawan saya merasa tersinggung dan keberatan dengan bahasa yang diucapkan oknum tadi, ungkap jurnalis investigasi86.com itu. Olehnya ia bersama rekan wartawan yang tergabung dalam paguyubab Ikatan Wartawan Bunta (IWB) langsung menemui Kapolsek Bunta dengan harapan agar yang bersangkutan dapat mempertanggung jawabkan ucapanya.

“Tugas wartawan jelas di atur dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999” Terangnya. Kalau memang oknum tadi tidak bersedia memberikan komentar, itu hak private dia, dan patut kita hargai dan hormati, bukan dengan mengatakan kalian wartawan hanya mencari -cari kesalahan saja.*(zl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here