Spesialis Pencuri Rumah Ditembus Timah Panas

0
77

BNET – Tim Jatanras Maleo Polres Banggai berhasil membekuk seorang tersangka pencuri dengan cara mencongkel jendela rumah menggunakan obeng.

Kapolres Banggai AKBP H Moch Sholeh SIK,SH,MH, didamping Kasat Reskrim AKP Pino Ary SIK, Sh, MH, dan KBO Sat Reskrim Ipda Tedi Polii dalam Konferensi pers di Mapolres Banggai Selasa (8/10) mengatakan, tersangka adalah Asgar A Hasan alias Gak (37) warga Desa Kalia Kecamatan Talatako Kabupaten Tojo Una Una. Asgar dibekuk berdasarkan laporan warga No LP/121/VII /2019/RES-BGI /SEK Luwuk tertanggal 30 Juli 2019
TKP Kelurahan Kilongan Kecamatan Luwuk, LP/349 /VIII / 2019 / SULTENG / RES-BGI Tanggal 21 Agustus 2019, TKP Kelurahan Hanga-hanga 1, LP/391/X/2019/ SULTENG / RES-BGI tanggal 14 September 2019 TKP Kilo 2 Kelurahan Bungin Timur dan LP/430/X/2019/ SULTENG/ RES-BGI Tanggal 6 Oktober 2019 TKP Keluran Bukit Mambual.

Tersangka ditangkap bersama barang bukti yang diduga merupakan hasil kejahatannya dengan mencuri, 1 Laptop merk HP warna hitam,1 unit Hp oppo F3 warna rose gold, 1 unit Hp oppo A3S Warna merah, 1 unit Hp honour warna hitam, 1 unit Hp aldo warna putih, 1 buah dompet,1 buah KTP ,1 buah jam tangan, 1 buah obeng yg digunakan untuk membongkar jendela rumah yang disasarnya dan uang sebesar Rp 150.000.

Kronologis singkat penangkapan tersangka dimana, tim jatanras maleo yang mendapatkan informasi dari informan tentang adanya HP sebanyak 3 buah yang akan direfres di Kecamatan Pagimana dan kemudian tim jatanras maleo langsung bergerak menuju ke Pagimana dan menemui teknisi tempat dimana HP tersebut akan di refres.

Kemudian tim jatanras maleo menggali informasi dan menemukan jika Hp tersebut dititipkan oleh saudara Ruli untuk di perbaiki di konter.Tim jatanras kemudian menemui dan melakukan introgasi dan Ruli dan mengaku bahwa HP tersebut di titipkan oleh tersangka Asgar.

Tim jatanras maleo langsung menuju Luwuk karena menurut Ruli bahwa tempat tinggal tersangka tidak pernah menetap sering berpindah-pindah tempat, dan kemudian tim jatanras maleo membuat strategi dengan menghubungi tersangka lewat telpon milik Ruli dan menyepakati akan ketemu di Maahas.

Tidak berselang lama tersangka datang dengan menggunakan sepeda motor. Setelah memarkirkan kenderaanya tim jatanras maleo langsung melakukan penangkapan akan tetapi tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri sehingga tim jatanras maleo melumpuhkan tersangka dengan 2 tembakan dikaki kiri dan kanan.

Tersangka mengakui telah melakukan 4 kali pencurian di 4 TKP berbeda di Luwuk setelah keluar dari Lapas Ampana ia juga mengakui jika setiap hari dirinya selalu membawa obeng untuk mencongkel pintu atau jendela rumah targetnya.

Tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun atau denda sebanyak- banyaknya 900 ribu.*(Ram)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here