Terkait Tuntutan Masyarakat Melalui Komisi 2 DPRD Banggai Humas KFM Berkilah 9 Poin MoU Telah Dilaksanakan

LUWUK – Terkait tuntutan masyarakat di sekitar area lingkar tambang nikel milik PT. Koninis Fajar Mineral (KFM) Humas perusahaan ini berkilah bahwa mereka telah melakukan antisipasi dampak lingkungan yang di timbulkan akibat dari kegiatannya.

Hal itu sebelumnya telah tertuang dalam MoU yang tertulis dalam 9 poin utama perjanjian yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Penegasan ini disampaikan Humas PT. KFM, Triwidi Kuncoro saat pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Senin (27/5/2024) melalui Komisi 2 DPRD Banggai.

Dalam DRP itu, pihak legislativ mengundang semua yang terlibat dalam persoalan diantaranya , masyarakat terdampak, perusahaan serta instansi terkait di lingkup Pemda Banggai.

Menurut Humas KFM itu, ketika musibah banjir, mereka memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Selain itu katanya juga memberikan kontribusi dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat berkaitan dengan dorongan pendapatan perekonomian masyarakat dengan menyasar kelompok tani, kelompok kuliner serta kelompok nelayan. Mereka semua itu merupakan binaan  comdev PT KFM.

Info yang di sadur melalui okenesia.com ini juga menyebutkan,bahwa pihak perusahaan pengerukan Nikel di Kecamatan Bubta ini telah melaksanakan semua yang menjadi kewjiban perusahaan, dimana itu komitmenya sesuai yang tertuang dalam kesepakatan 9 poin perjanjian.

“ Sembilan poin perjanjian itu telah dilaksanakan”, kata Triwidi.

Lanjut dijelaskan, PT.KFM melakukan upaya untuk mengsterikan air sungai di Desa Pongian agar kembal jernih. Dihadapan anggota dewan dia berujar bahwa panjang Sungai Pongian 10,7 KM dan memiliki 74 anak sungai sementara hanya ada 14 anak sungai yang masuk dalam IUP mereka.
Oleh pihak perusahaan telah melakukan rekayasa guna dapat menjamin sterilisasi dan kejernian air kemudian itu terus dimana hasil monitoring perkembangan situasi dan kondisinya dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup Banggai. Selain itu katanya, pihak perusahaan juga membangun bendungan yang berfungsi untuk meminimalisir air limpahan tanah ketika hujan, sehingga ada pencegahan sebelum air mengaliri jalur sungai.*/

 

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button