Tim Tarantula Sabhara Polres Banggai Datangi Toko Sparepart Motor Himbau Tidak Jual Knalpot Bising

79
LUWUK – Terkait suara bising knalpot brong, Tim Patroli Tarantula Satuan Sabhara Polres Banggai mendatangi beberapa toko sparepart (suku cadang) kendaraan bermotor di wilayah kota Luwuk, Kamis(23/9).
Tim yang dipimpin Komandan Regu Aipda Arman, itu menghimbau kepada pemilik toko penjual suku cadang kendaraan untuk tidak lagi melayani pembelian atau pemasangan knalpot brong.
Sebelumnya giat yang sama juga dilakukan di bengkel-bengkel dan kemudian ditindak lanjuti ke toko-toko penjualan dan juga menyambangi bengkel lain yang belum sempat disosialisasikan.
Mereka memberikan pemahaman dan penjelasan agar pemilik bengkel tidak melayani masyarakat pemilik kendaraan yang ingin memodifikasi motornya dengan menggunakan knalpot brong.
Begitu juga kepada sejumlah toko suku cadang kendaraan, jika ada warga yang ingin membeli knalpot brong tidak dilayani dulu.
Selain itu, petugas juga mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan, Menerapkan 5M. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan membatasi interaksi dan mobilisasi.
Terkait hal itu, Kapolres Banggai, AKBP Satria Adrie Vibrianto, SIK MH, mengatakan, himbuan ini berlaku untuk semua bengkel dan toko penjual suku cadang kendaraan se-Kabupaten Banggai. Itu dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
“Pada dasarnya Polri bekerja berpedoman kepada aturan yang berlaku, yaitu UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,  Pasal 285 ayat 1.
Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap dalam keadaan yang aman, nyaman dan kondusif,” kata Kapolres Banggai AKBP Satria Adrie Vibrianto, SIK MH.
Sementara itu Kasat Sabhara Polres Banggai Iptu Jimyarto Anasim SH, menjelaskan, sosialisasi ke sejumlah bengkel dan toko penjual suku cadang kendaraan itu sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir.
Ia berharap kepada seluruh bengkel dan penjual alat alat modifikasi kendaraan agar dapat kerja sama kedepan untuk dapat membantu dan menghimbau agar tidak dikurangi kelengkapan kendaraan yang ada dengan memodifikasi kendaraan tersebut.
Perwira Polisi kelahiran Banggai itu, menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan himbauan itu kepada para pemilik bengkel, toko, ataupun warga yang sudah memasang knalpot brong agar secara sukarela melepasnya.
“Itu agar masyarakat merasa aman dan tidak terganggu terlebih pada jam istirahat dengan suara bising dari kenalpot brong,” pungkasnya.*Apry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here