Tim Wasev Mabes TNI Tinjau Program CSB di Wilayah Kodim 1308/LB

0
81

BNET – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI bersama rombongan tiba di wilayah Kodim 1308/Luwuk Banggai Provinsi Sulawesi Tengah Kamis (27/6). Kedatangan mereka dalam rangka meninjau pelaksanaan Cetak Sawah Baru (CSB) tahun 2019.

Peninjauan CSB tersebut dipimpin Brigjen TNI Bobby Multhazar selaku Ketua Tim Wasev berserta Wakil Ketua Tim Kolonel CZI Wayan Aditya bersama Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Propinsi Sulawesi Tengah Ir. Sarianto, Msi, Kepala Bidang PSP Kabupaten Banggai Irwan Labelo dan Kontraktor Pelaksana CSB Sri Wati.

Kunjungan oleh Tim Wasev di lokasi Cetak Sawah Baru (CSB) di wilayah Kodim 1308/Luwuk Banggai ini merupakan bagian dari Program Pemerintah RI sebagai persiapan menuju lumbung pangan dunia tahun 2045.

Kegiatan cetak sawah 1 juta Ha yang ditargetkan pemerintah RI saat ini dapat tercapai dan telah terwujud, bahkan berlebih menjadi 1,16 juta ha.

Pada agebda lainya Tim Wasev Mabes TNI bersama rombongan melaksanakan kunjungan di Kantor Koramil 1308 – 07/Pagimana Kec. Pagimana Kabupaten Banggai. Pada kunjungan tersebut mereka di jemput Dandim 1308/Luwuk Banggai Letkol Inf Nurman Syahreda, SE bersama Danramil 1308 – 07/Pagimana Kapten Inf Tommy Karambut, Anggota Staf Teritorial, Anggota Koramil – 07/Pagimana dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting – 8 Koramil – 07/Pagimana Cabang XXII Kodim 1308/LB Ny. Anita Karambut bersama ibu-ibu Persit Ranting – 8 Koramil – 07/Pagimana. Setelanya pukul 18.10 Wita, Tim Wasev Mabes TNI melaksanakan peninjauan Posko Program Cetak Sawah Baru Ta. 2019 di aula Koramil 07/ Pagimana. Sementara itu Ketua Tim Wasev Mabes TNI Brigjen TNI Bobby Multhazar memberikan arahan-arahan kepada Anggota Koramil 07/Pagimana yang intinya berkaitan dengan program cetak sawah di harapkan kepada Babinsa baik yang terlibat maupun tidak, semuanya harus berbuat karena program ini jangan sampai gagal.

“Jangan takut dengan kesalahan tetapi buatlah kesalahan itu untuk perbaikan agar lebih maju dan berbuat yang terbaik agar di cintai Rakyat”, katanya.
Lanjut Brigjen TNI Bobby Multhazar, semua kegiatan pekerjaan dilapangan sarana dan prasarana dalam pengaturan melalui Komandan Kodim. Kemudian katanya, para petugas dilapangan berikan laporan yang ril dan nyata serta lakukan pengecekan dilapangan agar pimpinan dapat memberikan kebijakan, tekanya.

Pukul 20.35 Wita, Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI di Koramil 1308 – 07/Pagimana selesai, selanjutnya Tim Wasev dan rombongan menuju Hotel Swiss Bell’in Luwuk untuk betistirahat. Selanjutnya dihari jumat tgl 28 juni 2019, pukul 08.45 Wita, Tim Wasev Mabes TNI dan rombongan didampingi Dandim 1308/LB meninggalkan hotel menuju Wilayah Koramil 1308 – 03/Batui dalam rangka meninjau lokasi CSB di Desa Arga Kencana Kecamatan Moilong. Pada kesempatan kunjungan diwilayah tersebut, Tim Wasev bersama rombongan disambut oleh Danramil 1308-03/Batui Kapten Inf Herman bersama Anggota Koramil – 03/Batui,
Koordinator PPL KecamatanMoilong Raden Kurnata, SP bersama PPL, Kades Arga Kencana, Paidi bersama lerangkat Desa Arga Kencana serta Ketua Kelompok Tani Bapak Sukatni dan para anggotanya.

Usai di Moilong pukul 11.00 Wita, Tim Wasev dan rombongan meninggalkan Kantor Desa Arga Kencana dan kembali ke Hotel Swiss Bell’in Luwuk dan pada pukul pukul 13.15 Wita, Ketua Tim Wasev Mabes TNI Brigjen TNI Bobby Multhazar dan Wakil Ketua Tim Kolonel CZI Wayan Aditya take out dari Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk dengan menggunakan pesawat Wings Air tujuan Palu – Jakarta.Seperti kita ketahui, dalam beberapa tahun terakhir kebutuhan pangan terus meningkat, sedangkan alih fungsi lahan sawah setiap tahun terjadi secara massif pada areal persawahan yang cukup luas. Oleh karena itu, upaya penambahan baku lahan tanaman pangan melalui perluasan sawah menjadi sangat penting dalam upaya mempercepat pencapaian surplus beras nasional. Kegiatan perluasan sawah secara teknis harus dilaksanakan secara berurutan, mulai dari identifikasi dan penetapan lokasi, survei/investigasi, desain, konstruksi, sampai dengan pemanfaatan sawah baru. Mengingat perluasan sawah merupakan investasi publik, maka dalam pelaksanaannya diperlukan kerjasama berbagai pihak baik tingkat pusat maupun daerah. Bahkan sejak beberapa waktu terakhir ini tentara pun dilibatkan, yakni melalui kegiatan “Tentara Mendukung Ketahanan Pangan (TMKP)”. Keterlibatan jajaran TNI diharapkan mampu memberikan akselerasi demi tercapainya target perluasan sawah dalam waktu yang cepat, tepat dan berkualitas. Sebagai salah satu upaya untuk menciptakan swasembada pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) akan dukung daerah dalam upaya mencetak sawah baru. Terbaru, Kabupaten Banggai mencanangkan program cetak sawah baru seluas 200 hektare di tahun 2019.*pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here