Warga Suku Terasing Diperkosa

0
533
Keterangan foto: “HP” alias Mithun oknum yang diduga pelaku pemerkosa. (dok foto istimewa) **
B – NET. Sungguh malang nasib “M” (28) sosok perempuan yang diketahui merupakan warga binaan asal suku terasing pedalaman Desa Bangketa, dengan terpaksa harus mengalami depresi karena diduga telah diperkosaan oleh “HP”(43) alias Mithun, seorang warga Dusun 3 Desa Bangketa.
Kejadian itu berawal ketika korban “M” dan suaminya “K” hendak bepergian ke salah satu desa di Wilayah Ampana Kabupaten Tojo Una-Una guna menjenguk keluarga mereka.
Untuk menempuh perjalanan kesana jarak sangat jauh, sehingga mereka berdua berniat menggunakan jasa angkutan Ojek yang ada di Dusun 3 Desa Bangketa.
Di dusun ini korban dan suaminya bertemu dengan pelaku Mithun yang berprofesi sebagai jasa Ojek, dari kesepakatan yang terbangun Mithun bersedia untuk mengantar sepasang suami istri ini ke tempat tujuannya. Tapi sebelum mereka diantar, karena alasan tertentu sehingga korban dan suaminya masih sempat menginap semalaman di rumah pelaku.
Disitulah Mithun mendapatkan kesempatan untuk melancarkan aksi bejatnya menggagahi “M”.
Babinsa Desa Bangketa Kopda Jabbar kepada banggainet.com mengatakan, kejadian tersebut diketahuinya setelah Kepala Dusun menghubunginya karena ada keributan, bahwa ada orang mengamuk dengan menggenggam senjata tajam (parang-red). Ketika ditelusuri ternyata orang tersebut adalah “K” suami dari korban pemerkosaan tersebut.
Saat itupun Babinsa bertindak cepat secara presuasif untuk meredam amarah suami korban, sehingga sampai akhirnya dapat dikendalikan. Dari situlah baru terungkap kalau  penyebabnya karena isteri “K” telah diperkosa Mithun.
Berdasarkan pengakuan korban “M” bersama suaminya “K” sekaligus sebagai saksi mata kepada Babinsa,  tindak pemerkosaan itu terjadi pada Selasa (21/8) dini hari sekitar pukul 00.15 wita.
“Mengira suaminya “M” telah tidur, pelaku dengan cara paksa menarik lengan korban dan membawa ke belakang rumah menuju semak semak – semak” ujar Babinsa.
Ternyata tindakan Mithun itu diketahui suami “M” yang sempat mendengar suara isterinya yang meronta menolak keinginan pelaku. Adanya suara yang tak mengena diperasaan itu, dengan spontan “K” keluar mencari asal suara isterinya. Namun karena suasana gelap nanti beberapa saat kemudian baru “K” mendapatkan istrinya keluar dari belantara semak belukar dengan posisi menangis, jelas Babinsa.
Diduga kuat oleh suami korban saat ia menemukan isterinya itu. pelaku telah usai melakukan aksi bejatnya. Hal ini diperkuat oleh pengakuan korban yang menceritakan perbuatan aksi nekat Mithun. 
Keterangan foto: Dari pojok kiri posisi duduk duduk, korban pemerkosaan “M”. Berdiri tengah suami korban “K”. Keduanya memberi keterangan pada Babinsa terkait tindakan bejat pelaku Mithun (dok foto istimewa) .**
Tidak terima istrinya diperlakukan seperti itu, “K” dengan spontan mengamuk dan mencari pelaku mengancam akan membunuhnya. Pelaku lari menyelamatkan diri dengan meminta perlindungan Babinsa. Setelah situasi gaduh terkendali secara kondusif, barulah “K” bersama istrinya serta pelaku diantar Babinsa ke Mapolsek Nuhon guna ditindak lanjuti melalui proses hukum. *(zl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here