Dukungan JOB Tomori Ke Petani Padi Organik Desa Sumberharjo Andalkan Burung Hantu Sebagai Pahlawan

MOILONG – Proses Budidaya Padi Organik petani Desa Sumberharjo Kecamatan Moilong Kabupaten Banggai, nampak terus mengalami kemajuan yang signifikan.

Upaya ini diwujudkan petani dalam menyikapi dorongan dan dukungan penuh  Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) Hulu Migas, Joint Operating Body Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori).

Bagi pihak K3S dibawah pengawasan SKK Migas ini, melalui komitmen yang tinggi serta sinergitas yang terus dipupuk bersama dengan petani dan pemerintah setempat, telah berhasil mengaplikasikan program Comdev JOB Tomori dalam mewujudkan sistim pertanian berkelanjutan di Kabupaten Banggai.

Untuk memulainya Tim Comdev kontraktor pengolah Hulu Migas di Banggai ini, beberapa tahun sebelumnya bersama dengan kelompok tani di Sumberharjo mengaplikasikan cara evektif untuk membasmi hama tikus yang marak berkembang biak di areal pertanian desa ini.

“Hama tikus menjadi kendala utama kami saat memulai membudidayakan padi organik”, ungkap Kepala Desa Sumberharjo, Baron.

Namun nanti setelah di fasilutasi oleh pihak JOB Tomori melalui program pendampingannya, barulah sistim pertanian tanaman padi organik mereka itu bisa berhasil dan berkembang dengan baik, imbuh Baron.

“Predator burung hantu itu ternyata menjadi pahlawan kami memberantas hama tikus”, terang Kades lagi.

Dengan adanya dukungan program comdev JOB Tomori berupa edukasi keluar daerah dan dukungan tempat penangkaran serta pembuatan rumah silaban bagi pasangan burung hantu, hama tikus yang ditakuti petani berangsur menghilang dengan sendirinya karena terancam oleh predator Serak Sulawesi ini.

Hal senada juga dikemukakan Camat Moilong, Ikhwan Ahmad, melalui pendampingan program Comdev JOB Tomori, sektor pertanian di wilayahnya telah berinovasi melalui pengembangan produksi beras yang dihasilkan dari sistim pertanian budidaya tanaman padi organik.

Untuk itu selaku kepala pemerintahan di wilayah ini, Ikhwan memberi apresiasi terhadap bentuk kepedulian K3S JOB Tomori yang juga memiliki intervensi usaha di Kecamatan Moilong, karena bagi camat, keberadaan perusahaan migas ini telah mendatangkan multi evek ekonomi yang tinggi bagi masyarakat secara umum.

Melalui dorongan program Comdev Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) Hulu Migas JOB Tomori, kini telah merubah paradigma masyarakat petani setempat beramai-ramai mengembangkan tanaman padi organik.

Dengan menggunakan jasa predator Burung Hantu dalam menangkal hama tikus di Desa Sumberharjo Kecamatan Moilong, metode itu terus berkembang dan telah membuahkan hasil yang memuaskan bagi petani setempat.

Seperti diketahui budidaya padi organik ini tanpa menggunakan bahan kimia sintetis, seperti pupuk dan pestisida serta dipanen dan diproses tanpa zat kimia.

Dalam budidaya padi organik memiliki berbagai kelebihan yakni, lebih sehat dan bergizi karena mengandung anti oksidan, fitamin E dan asam lemak omega-3 yang lebih tinggi dari padi non organik.

Untuk kelebihan lain dari budidaya padi organik ini, lebih tahan lama atau awet disimpan, lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia, sehingga membantu memperbaiki struktur tanah dan pemulihan lahan serta mendukung keanekaragaman hayati ekosistem.

Selain itu dalam pengembangan budidaya padi organik di Moilong ini rupanya tim Comdev JOB Tomori juga memfasilitasi kelompok tani lain untuk mengembangkan pupuk kompos dan pemanfaatan air tanah melalui tenaga kincir angin. Untuk dukungan program comdev JOB Tomori yang satu ini diaplikasikan pada areal persawahan non irigasi bagi petani binaan di Desa Paisubololi Kecamatan Batui Selatan yang juga merupakan bagian dari zona intervensi usaha konsersium migas ini.*

Show More
Back to top button