Uang KLS Yang Tersalur di Ruang Ekonomi Rakyat Empat Kecamatan Rp.310 Miliar Pertahun

LUWUK – Investasi PT.KLS sebagai perusahaan padat karya  berperan penting mendukung Pemerintah Daerah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Banggai.

Tercatat, perputaran uang di wilayah Moilong, Toili, Toili Barat dan Luwuk Timur sebesar Rp.310 Miliar pertahun. Dengan hadirnya investasi agro industri kelapa sawit milik KLS ini, jika dirata-ratakan setiap bulannya, dapat mendorong perputaran keuangan di empat wilayah itu, sebesar Rp.25 Miliar lebih.

Nilai tersebut, terdiri dari hasil pembayaran TBS petani plasma, tukang panen, serta upah ribuan karyawan yang bekerja di perusahaan.

“Komoditi ini tidak hanya memberikan kontribusi besar bagi Pendapatan Daerah dan Negara, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi ribuan petani,”ungkap Asisten Direktur (Asdir) PT.KLS, Ferdinand kepada media ini.

Dia berharap, semua pihak untuk menjaga potensi ini, dalam upaya meningkatkan kontribusi kepada negara, khususnya masyarakat di Kabupaten Banggai.

“Kami bagian dari masyarakat, yang melibatkan banyak masyarakat sebagai tenaga kerja. Ini adalah aset. Untuk itu, agar kami dijaga. Setiap tahun, ratusan miliar perputaran uang di masyarakat. Ini tak lain sebagai bentuk, kontribusi kami kepada negara dalam memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Perputaran uang sebesar itu menunjukkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin maju dan berkembang, tambahnya menegaskan. (*)

Show More
Back to top button