Pilkada Bangkep 2024, Pertarungan Gagasan Atau Tentang Politik Uang?

BANGKEP.BANGGAINET.COM- Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan dilaksanakan pada November mendatang. Apakah pilkada serentak 2024 di Banggai Kepulauan (Bangkep) akankah menunjukkan pertarungan gagasan ataukah tentang Politik Uang?

Pertarungan kali ini adanya kehawatiran bagi Komunitas Anak Muda Pengawal Demokrasi (Kawal) Banggai Kepulauan.

Pasalnya Kabupaten Bangkep telah mencatatkan sejarah bahwa sebagai Daerah peringkat kedua Nasional politik uang (Money Politik).

Sehingga di tengah-tengah masyarakat sering kita jumpai diskusi oleh Komunitas Anak Muda Pengawal Demokrasi (Kawal Bangkep) tentang Pemilihan Kepala Daerah sebelumnya maupun Pilkada yang akan datang, diskusi tidak dapat kita hindari bahwa Pemilihan kali ini merupakan pertarungan ide dan gagasan bagi para kontestan ataukah politik uang yang berperan penting dalam pemenangan suatu kandidat (calon Bupati).

Bahkan pencalonan masih dikata jauh waktunya tetapi sudah ada beberapa deretan nama-nama, baik calon asli putra Daerah maupun calon diluar Daerah ikut juga meramaikan bursa calon Kepala Daerah Kabupaten Bangkep.

Sehingga Ketua Kawal Bangkep Nasrul Adungka menggatakan bahwa Kabupaten Bangkep bagaikan sasaran empuk bagi para kontestan yang ingin bertarung, Maka pesta demokrasi yang dimana rakyat menjadi pemilik kedaulatan tersebut akan menunjukkan sikap pilihannya menginginkan ide dan gagasan untuk kemajuan daerah atau membiarkan politik uang merajai setiap pesta demokrasi di Kabupaten Bangkep.

“Sebagai pemilik kedaulatan (rakyat) para kontestan harusnya menampilkan gagasan yang mampu menggoda publik untuk menentukan pilihannya bukan mewarnai pilihan rakyat dengan politik uang,” tambah Nasrul sapaan akrabnya.

Berbagai dialog publik yang dilakukan oleh Kawal Bangkep, Nasrul pernah mengatakan bahwa melawan bahaya laten politik uang sangat penting dilakukan untuk memberikan nutrisi pengetahuan agar tidak terpengaruh oleh politik uang, perlunya menjaga harga diri kita agar tidak dinilai oleh rupiah, harga diri kita adalah martabat tertinggi manusia untuk itu sangat penting untuk menjaganya.

Jika setiap kontestasi diwarnai Politik Uang bukan tentang ide dan gagasan maka tidak kita akan menjumpai keseimbangan pembangunan Daerah yang lebih baik kedepannya.* (kus)

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button